Sabtuku Dipenuhi Rasa Ngantuk

Aku membuat paper ku tentang Bisnis Plan itu sampai sabtu pagi jam 6 baru selesai. Wakss.. semaleman gak tidur. Tapi akhirnya selesai juga. Kalo mamaku tau pasti udah komentar “makanya.. don’t do it until the last minute” tapi gimana, ide selalu muncul disaat mendekati deadline. Hebatnya, waktu kemunculan ide ini bisa memprediksikan bahwa akan selesai tepat di saat deadline (the greatest of my brain, I think – hehe).

Aku minum kopi (aku bukan peminum kopi, tapi kopi selalu kugunakan setiap aku begadang semaleman), meski badanku lemas. Aku berangkat kuliah jam 8. Sambil nyetir pelan-pelan, tapi sabtu ini merupakan hari kejepit, membuat jalanan sepi sekali. Sampai di kampus, aku masih belum ngantuk, sambil belajar untuk ujian nanti, sambil dengerin mp3player ku lagu-lagu dewa (lagi suka sih) sambil ngumpul sama anak-anak di bangku taman. Habis makan siang di resto padang deket kampus, ngantuk ku udah mulai menyerang, aku jadi pendiam, tatapan mata sayu, ngga tahan lihat bantal, aku buru-buru ke kelas. Anak-anak sudah duluan cari posisi (PMP=posisi menentukan prestasi) karena ujian dimulai sejam lagi. Aku sudah ngga tahan, aku tidur nyenyak (pulas) di tempat duduk-ku paling belakang. Saat aku bangun, dosen sudah masuk untuk membagikan lembar jawaban. Kebetulan, kelasku dibagi dua, dan aku kedapetan kelas yang isinya lebih sedikit. Sedangkan dosen ini sendirian. Jadinya dia mesti ganti-ganti kelas untuk mengawas. Dan kelas ku mendapat giliran yang paling lama untuk ditinggal oleh dia. Bahkan kelasku sampai mengumpulkan sendiri ke dosen. Wihh.. jangan ditanya kami ngapain aja. Haha.. Anfang bilang begini:

“liat aja tu Golda, sebelum ujian malah nyenyak-nyenyak tidur, pas ujian malah selesai duluan, malah sambil denger lagu dan nyanyi-nyanyi.. hehe hehe”

ngantuksPelajaran selanjutnya otomatis aku tidur lamaaaa sekali. Untung dosennya baik.
Sampai dirumah saat maghrib, aku ngga sempet nulis kegiatanku, sudah kangen sama kasurku.

Z z z z z z z z..

Mimpiku (kira-kira begini):

detik-detik, berganti dengan detik, menit pun silih berganti
hari-hari pun terus berganti, bulan-bulan juga terus berganti
jaman-jaman pun terus berubah, hidup ini juga pasti mati
semua ini pasti akan musnah
tetapi tidak cintaku padamu
karena aku sang pangeran cinta

malam-malam diganti dengan pagi, pagi pun jadi siang
tahun-tahun pun berganti abad, yang muda pun pasti menjadi tua
musim-musim pun terus berganti, hidup ini juga pasti mati

takkan ada yang abadi, takkan ada yang kekal


c fm (10x)
aku ini adalah dirimu
cinta ini adalah cintamu

aku ini adalah dirimu
jiwa ini adalah jiwamu
em am em am .. g
rindu ini adalah rindumu
darah ini adalah darahmu

c em am em f c g
tak ada yang lain selain dirimu yang selalu kupuja o..o
c em am.. ? ? ?
ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
? ? ? (gak nemu uuhh)
kusebut namamu.. kusebut namamu

dengan tanganmu aku menyentuh
dengan kakimu aku berjalan

dengan matamu aku memandang
dengan telingamu ku mendengar
dengan lidahmu aku bicara
dengan hatimu aku merasa

You Might Also Like