Little Hacker

Lagi ceting sama Cisco Freek, dia cerita kalo perusahaannya yang jual Cisco di Dubai, menjadi sponsor dari acara yang diadakan oleh Peppermint Club. Saat kubuka site nya, terdengar lagu techno. Wah.. lucu juga lagunya. Dan sepertinya aku pernah dengar sebelumnya. Langsung saja aku cari-cari source nya.

Aku menyadari bahwa musik yang terdengar pasti embedded dengan Macromedia Flash yang dipakai. Kebetulan aku belum menguasai Flash, jadi aku mencoba tanya ke Alarix, secara dia anak TI getoo. Dia menggunakan OS Linux yang saat itu tidak bisa mendownload (entah apa maksudnya) tapi menggugah keinginanku untuk bisa berhasil mencari source lagu tersebut. Dia menyarankan aku untuk download Sothink SWF Decomplier untuk mengambil file musik tersebut. Sambil ceting, ku download juga.

Download finished, install finished too. Noted, bahwa aku mendownload trial 6 hari. Kubuka site Peppermint Club di IE karena kebetulan Sothink SWF Decomplier hanya menerima IE sebagai media-nya. Di tombol toolbar sudah terdapat icon Sothink SWF Decomplier dan aku tinggal meng-click. Software ini mendeteksi 6 file SWF. Ada yang namanya component_music, tapi aku tetap ngga ngerti mesti diapain. Aku coba lihat kolom sebelah kanan, terdapat isi dari component_music, di folder Action:

// Action script…

// [onClipEvent of sprite 9 in frame 1]
onClipEvent (initialize)
{
name = “SOUND”;
URL = “/includes/xml_component_music.asp”;
maxChars = 15;
streaming = true;
autostart = true;
handCursor = true;
}

Aku mengenali sebuah URL yang rasanya bisa disambung dari main site-nya. Kucoba menyambungnya menjadi:

http://www.peppermint-club.com/includes/xml_component_music.asp

Noted: tolong diingat bahwa aku bukan anak TI.. jadi hal-hal begini adalah baru bagiku.

Anyway, isinya aneh, hanya tulisan:

Peppermint Club – Peppermint Lounge364544 Peppermint Club – Peppermint Lounge364544 Peppermint Club – Peppermint Lounge364544 Peppermint Club – Peppermint Lounge364544 Peppermint Club – Peppermint Lounge364544

Dengan rasa curiga, kubuka source nya. Ha! Baru kutemukan alamat file musiknya! Dengan muka licik, ku download lagu-lagu itu. Salah satunya bisa di download disini.. ini lagu yang kusuka, yang lainnya biasa saja. 😀

Anyhow, aku juga sedang ceting dengan Kazev, kuceritakan tentang site dan lagu itu, dan dia juga tertarik. Secara dia anak TI, hanya dengan waktu 5 menit, dia sudah menemukan link lagunya. *gubrak*. Bahkan dia sedang mendownload total 68 file lagu. Hmm.. jangan lupa burn 1 cd buat aku yaa 😉

Thanks to:

  • Cisco Freek: untuk mengenalkan site ini, dan menggugah hatiku untuk mencoba nge-hack kecil-kecilan.
  • Alarix: untuk mengajariku software Flash Decomplier. Eh, seharusnya file musik itu sudah terekam di Temporary Files ku, bukan? :p
  • Kazev: untuk ngeburnin 1 cd lagu.. gratis, lumayan buat temen dugem di kamar.

Senang aku.

Sepam SMS

Aku dapat SMS seperti ini:

SELAMAT!! Anda Men_dpt”GREND PRIZE”Rp,45jt priode 2005/06 dr XL COMINDO
Hub Call Center: 085-691294598, 021-9264-8349
Pengirim:
+818

From: +628174807332
16:31 14-Jul-05

Gue heran, hari gini masih ada yg mau nipu orang pake sms berhadiah. Coba lihat aja nulis nya aja ngga bener.
Gimana orang Indonesia mau maju kalo masih ngerjain hal begini??

Golda Di Goda

Di suatu sore aku sedang ke suatu supermarket kecil khusus makanan Jepang di daerah Wijaya Center, namanya Cosmo.

*Maido Okaiage Arigato Gozaimasu*
*Matano Okoshio Omachi Shiteorimasu*

Aku sedang melihat-lihat makanan di deretan mesin pendingin, berpikir untuk membeli satu set sushi.
“Belinya sebentar lagi aja, mbak” kata seorang pramuniaga.
“Hmm.. kenapa? Kena diskon ya?” tanyaku.
“Iya, Mbak” jawabnya.
“Memangnya kapan jam diskonnya?”
“Itu, bentar lagi mbak, jam 6″ katanya sambil menunjuk jam.
Aku melirik ke arah jam tanganku, sudah jam 6 tepat.
“Mana Mas? Udah belum? Kan udah lewat jam 6″ jawabku keukeuh.
“Tunggu sebentar lagi aja.. emm.. baru pulang kuliah ya, mbak?”
“Hm.. pulang kerja” kataku tegas, sambil mulai curiga.
“Ohh.. kerja dimana, Mbak?”
“Hm.. pondok indah”
“Di pondok indah dimananya, Mbak?”
Keukeuh juga, pikirku. “Di Rumah Sakit Pondok Indah” jawabku, ngarang.
“Ohh.. perawat ya, Mbak? Atau resepsionis?”
“Hm.. Customer Service”
“Ohh.. rumahnya jauh ya, Mbak?”
“Enggak”
“Emang dimana, Mbak?”
Aduh.. ngapain sih ni orang? “Di Ampera sini koq”
“Ohh.. kirain jauh, Mbak. Kirain di Tangerang atau dimana gitu”
Aku: hanya tersenyum simpul.
“Boleh ngga, Mbak? Mampir kapan-kapan?”
“Haa..? Mampir kemana?” pura-pura ngga tau.
“Ke Ampera, Mbak” sambil nyengir..

*gubraks*

Aku kabur..

Giving Choices

Aku ada jeruk bali dan pisang, make a choice…
Emm.. aku terserah kamu
Gak boleh, kamu harus pilih salah satu!
Hmm..” *lama sekali* “.. Kalau begitu, aku pilih pisang saja
Kenapa?” dengan sedikit rasa kecewa karena sebenarnya dia tahu kalau tadi sore aku sengaja membeli jeruk bali untuk dimakan bersamanya.
*diam..*
Aku ngga mau merepotkan, kalau pisang, tinggal kupas lalu dimakan. Kalau jeruk bali kan harus memotong-motong terlebih dahulu
*mukaku cemberut*
Kamu mau aku pilih jeruk bali? kalau memang begitu, kenapa memberi pilihan tadi?

***

Welcome to Females World! She’s giving her man choices, but despite that, she has her own choice. And she’s stick with it. So what’s the point of giving him choices? Or does she wished that he’ll understand her in the inside? Or just being emphaty? Still a mistery, I guess.

What do you think?