Losing My Closetest Friend Ever

Tanggal 27 Januari 2006 bagi Chacha (R3ssa) akan selalu diingat karena merupakan hari ulang tahunnya, sekaligus hari perkawinannya dengan Sylvie. Aku datang bersama beberapa Anak Kampung Gajah yaitu Bunda, Deden, Wesly, Heri, Mbak Ela, Blub dan Tub.. tentu saja disana sudah pasti di sambut oleh Bagonk *Tendang warga kampung Jakarta lainnya yang tidak datang! Jangan kalah sama warga Bandung dong!*.

Hari itu aku dapat kejutan yang menyenangkan , aku mendapatkan kabar baik yang berhubungan dengan our solid small project untuk 2007. Speechles kataku. Rasanya bingung mau berbuat apa setelah ini.

Di hari itu juga aku kehilangan my closetest friend ever.

Dia muncul sebagai penjahat yang katanya harus dihindari, entah bagaimana kita berteman dekat. Dia menemaniku melewati sedikit masa transisi, dia saksi dari hubungan kontroversialku, teman jalan ke Mangdu, mengajari macam-macam(!), berdiskusi tentang pikiran manusia vs skenario, membuatku ceria, menyalahkanku bila salah, dengan kreatif (or should i say, usil) untuk membuat aku tidak molor waktu karena asik di depan komputer, mengenalkanku sebuah pemikiran baru akan hubungan, menyebalkan kadang-kadang.. ah.. banyak deh..

Yah, dia memutuskan sebuah pilihan yang cukup menakjubkan. Aku belum tentu mengerti tapi aku mencobanya untuk mengerti. Dan aku harus rela kehilangan dia, ever.

Nb: berteman dengan penjahat tidak menakutkan.. umm jadi lagu ini untukku?

Credit: Ini aku menulis pada tanggal 28 Januari 2006 jam 3 pagi. Postingan ini sengaja di publish tanggal 3 Februari 2006.

You Might Also Like

11 thoughts on “Losing My Closetest Friend Ever

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *