Kenapa Juga Dipikirin?!

Beberapa bulan terakhir rasanya masih ada pikiran berseliweran. Kalo dipikir-pikir sih mestinya aku ga perlu mikirin hal ini, tapi toh tetep kepikiran. Apa karena aku sebagai cewek jadinya gampang kepikiran yang mestinya bisa dilalui dengan cuek? Iyah, banyak yang bilang, aku harus cuek. Pagi ini pun Gita bilang, aku mesti cuek. Kalo dipikirin malah jadi salah kaprah. Yah, memang, aku paling resah bila ada yang kesal padaku.

Pikiran-pikiran ini sebenernya bisa bermunculan karena apa sih? Karena suasana atau karena mood ku saja? Entahlah.. kadang aku merasa bersyukur aku masih bisa merasakan, daripada menjadi seseorang yang kebal perasaan. Oh no, aku gak mau jadi seperti itu. Perasaan itu harus dinikmati, sebagaimanapun adanya. Walopun kadang-kadang perasaan itu bisa hilang disaat dibutuhkan.. hihihi.. maap ya.

Kadang aku heran memperhatikan makhluk laki yang bisa dengan tinggi menjunjung harga diri dan keangkuhannya. Apakah aku bisa seperti itu juga? Apakah kadang-kadang aku perlu menjadi seperti itu juga? Ataukah memang bukan ‘gaya’-ku untuk menjadi seperti itu? Setinggi-tingginya aku, pasti gampang luluh.

Terlalu banyak yang dipikirkan, sama halnya dengan menulis postingan ini yang aku yakin kalian pada ngga ngerti apa yang aku maksud kecuali sudah dapet bocoran duluan, atau kali-kali aja ada yang merasa kubicarakan. Hihihi..

Betul kata Mancrut.. :

mancrut : di cariin loe
golda: dicariin sama sapa?
mancrut : sama pa’de kirno
mancrut : katanya:
mancrut : cwe cantik yang suka makan gurame dengan sambel sendiri mana?
golda: aduh
golda: jadi pengen kesana
mancrut : iyee lah, mesti kesana
mancrut : walapun dengan dan tanpa ******

You Might Also Like

10 thoughts on “Kenapa Juga Dipikirin?!
  1. hehehe.. boleh saja kalian ‘menebak’ siapa gerangan yang kumaksud.. tapi dlm cerita ini ada 2 orang (laki dan perempuan), bukan hanya 1 orang saja koq.. *wink*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *