Uncooking Time

Secara di sini ngga ada pembantu, jangan harap sehari2 berleha2 seperti di Jkt. Aku mesti bantu nenek di dapur demi sesuap nasi (hihihi). Nenek memperlihatkan satu persatu langkah memasak, tapi bukan berarti dia membolehkan aku untuk memasak. Aneh memang. No wonder my mom juga gak bisa memasak. Alhasil aku bagian memotong2 bahan untuk dimasak, menyiapkan alat makan di atas meja, dan mencuci dishes. Jauh2 ke sini jadi pembantu? Hahaha.. you tell me that when you’re here with me. Secara di rumah ini semua nenek yg ngerjain, no wonder dapur berantakan dengan dishes dimana2 karena dia gak ada waktu juga. Aku saja jadi risih ngelihatnya, makanya ku bersihkan satu2 sampai rapih semua (aku memang gak bisa tahan ngeliat sesuatu yg berantakan).

Seperti hari ini, pagi tadi cuman sarapan 2 telur mata sapi, lalu jalan ke tengah kota (small city, so, small walk) untuk mengurus surat kedatanganku, beli roti, beli hati ayam, beli voucher hp buatku 1000 Dinar, dll. Pulang, aku memotong beberapa siung bawang putih, nenek menumisnya, memasukkan hati ayam, tutup penggorengan 5 menit, sudah selesai. Nenek mengeluarkan nanas kalengan dan aku memotong roti. Jadi menu kami kali ini, tumis hati ayam dgn bawang putih dan kaldu sedikit, nanas dan roti. Eh, enak juga loh. Kenyang pula *sambil melambaikan tanganku kepada seseorang yg pasti sedang mengerenyitkan matanya ketika membaca kata “nanas”.. Miss you!*.

You Might Also Like

7 thoughts on “Uncooking Time
  1. Wahh lagi jauh tokh.. hmm there’s no place like home (Indonesia), percaya deh 😉

    Enjoy your time ya.. skrinsut nya jangan di rumah ajah.

  2. *Wah, nanas*
    Makan siang hari ini jadi pengen lauk gurame masak nanas. Menu itu favorit di SA deket Unsoed Purwokerto :).
    Have a nice Monday!

  3. Pingback: diary of golda »

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *