Csaba Gulyás

Gara-gara sudah kecanduan internet, selama liburan sebulanku di Senta (Serbia) aku tidak tahan untuk tidak menyentuh internet. Tanya mantan, dia bilang si Csaba (baca: Chaba) yang aku kenal 3 tahun yang lalu punya internet cafe (warnet) di dekat piac (pasar). Sambil bersiul riang, tiap siang (dari jam 2-6) aku datang ke warnetnya Csaba, Cybergate.

Sejak ktemu Csaba 3 tahun yg lalu, aku ngerasa koq dia pdkt ma aku. Tapi aku masih menganggap itu hanya main-main. Ketika ktemu Csaba tahun ini, pdkt nya tidak berubah dan makin gencar. Walopun dia sibuk dengan kerjaannya, dia masih menyempatkan diri untuk datang ke Cybergate dan bertemu denganku di sela-sela aku ngejunk, arisan ataupun ceting.

Hah.. Csaba itu punya cewek, namanya Livia. Baru 3 bulan, seorang nurse (yearite). Sebelumnya dia pacaran dengan Monika selama 7 tahun dan baru putus Januari tahun ini. Dia bilang, dia inget 3 tahun lalu aku pernah bilang ke dia, bahwa aku gak mau jadi pacar kedua nya. Dan Csaba bilang, kalo dia tau aku akan dateng, dia gak akan jadian sama Livia, which is menurut dia pacaran dengan Livia (yang menurut dia kurang smart) hanya untuk supaya dia punya seseorang yang memperhatikan dia, daripada kosong.

Jelas, 3 tahun yang lalu aku gak mau mengganggu hubungan mereka, gak mau juga dijadikan pacar keduanya, sekarang pun juga tidak. Tapi berhubung aku dapat akses gratis internet (top member) gak enak kalo gak melayani dia ngobrol (ngobrol doang gak ada salahnya kan?). Nemenin Csaba ngobrol aku jadi sedikit tau banyak tentang dia.

Csaba (24thn) anak kedua dari berdua doang dengan kakaknya, Zoltan (26thn) (panggilannya Zoli). Ketika bapaknya meninggal skitar 4 tahun yang lalu, mau gak mau kedua anak ini mesti ngurusin warisan, kerjaan dan duit yang di tinggalkan. Kalo 3 tahun yg lalu Csaba punya kapal untuk tempat tinggalnya, sekarang kapal itu harus di jual karena bisnis Zoli yang sempet ambruk. It seems like Zoli lebih cekatan dalam hal teknikal, dan Csaba sudah terbukti lihay dalam hal bisnis. Csaba punya 6 tempat kerja (aku tidak hafal semua) dari Cybergate, 2 toko baju di Subotica, some transportation office, lainnya aku gak tau, dan yang terakhir yang sedang dia kerjakan adalah dia membeli sebuah tempat di dekat rumahku (karena rumahku dekat dengan tengah kota, good location) untuk dibuat sebuah resto pizzeria yg dia beri nama Jail.

Jail ini ceritanya mau dibuka tanggal 2 Juni, tapi sepertinya molor jadi 9 Juni. Makanya setiap hari dia sibuk berada di Jail untuk mengatur semua interior dan peralatan dan segalanya. Well, he’s the boss. Aku sering dia ajak ke toko ini itu untuk beli perlengkapan Jail. Dari peralatan toilet tamu, dishes, sampai resep segala. Iya, dia mau taruh chinese food dalam menu nya.

Ngomong-ngomong tentang chinese, jadi teringat kenapa dia pdkt aku abis-abisan. Dia bilang gini. Dulu dia punya impian, ingin punya istri asian girl, tinggal di Senta dengan rumah kecil dan nyaman, punya mobil Ford Mustang 2 pintu (aku lupa tipe nya apa), dan punya kerjaan dimana-mana. Ketika mau ke kota besar, tinggal nyetir sekitar 1-3 jam (tergantung kota yang mana, Beograd atau Budapest sama saja jaraknya). Tapi tinggal di kota kecil, suasana tenang, area yang tepat untuk membersarkan anak, bla bla bla. Yang sudah dia punya hanya Ford Mustangnya saja. Calon istri, sedang mencoba mendekati.. aku.

Duh.. aku bilang berkali-kali padanya, aku punya pacar. Lagian masa mau LDR lagi dengan jarak Jakarta-Senta (oh tidak). Aku bilang, nonsense *dengan tertawa*. Aku bilang, kamu hanya ingin ‘mencoba’ aku, bukan serius. Entahlah, dia cukup pd dengan menawarkan diri sebagai calon suami yang berpendapatan +/-3000 Euro (sekitar 40juta) per bulan, sama agamanya, bisa ngasi Serbian & Hungarian Citizenship. Duh..

CsabaKalo kemarin-kemarin aku sibuk menghindar darinya, hari ini aku ditemani olehnya untuk mengurus Serbian Citizenship untukku. Telpon hp nya tidak berhenti berdering! Persis seperti bisnismen super sibuk. Tampangnya pun jadi serius, saat itu aku baru perhatikan, tatapan matanya tajam (hihihi). Secara fisik, Csaba termasuk tambun, mirip Isdah. Tapi dia punya dada dan bahu yang besar karena olahraga kickboxing, katanya. Dia juga sering bilang padaku “aranyos vagy”, “szep vagy”, dan merayu ingin jadi suamiku, bla bla bla. Hahaha.. begini toh cara European Guy flirting. Dia tidak pede ketika aku minta fotonya dia, apalagi ketika aku bilang foto itu ingin ku publish ke websiteku. Aku berhasil motret dia sedikit dengan kamera hp (yah, seadanya).

Tidak, aku tetap tidak tergoda, walopun Hendro sudah mendorong-dorong aku untuk menerimanya atau kalau tidak diberikan saja untuk dia. Hahaha.. *menepis dorongan Hendro* Hus.. malu ah sama orang bule, tauk :p

Tadi pagi aku melihat keponakan Csaba (anak dari Zoli dan istrinya), namanya Emma. ADUH CUTE BANGET! Masih umur 1.5thn. Damn, kalo aku menikah sama Csaba, aku bisa dapet bayi bule bermata biru dan berambut pirang kyk Emma gak yah? Hehehe.. tempting! < < demi pemirsa blogku, nanti aku mencoba mendapatkan foto Emma >>.

Gosip paling update: Csaba cerita kalo dia denger gosip tentang Kori, bahwa Kori sudah tau kalo Csaba mendekati aku dan mungkin dia berpikir aku jadian dengan Csaba. Dan, Kori kesal sekali. Hihihi.. -end of gossip-

You Might Also Like

14 thoughts on “Csaba Gulyás
  1. “hanya untuk supaya dia punya seseorang yang memperhatikan dia, daripada kosong.”

    kalimat itu bukannya berlaku buat elu juga sus?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *