Laporan Pandangan Mata

Dikarenakan gempa di Taiwan 1.5 hari yang lalu, paling sedikit 6 kabel fiber optik bawah laut yang dikenal dengan backbone yang dekat dengan lokasi gempa mengalami kerusakan, mengakibatkan arus telekomunikasi (dalam hal ini internet) ke server internasional menjadi macet. Saat ini, arus internet tidak mati total, tapi masih bisa lewat satelit dan kabel lain. Hanya saja menjadi lambat karena bebannya bertambah (bottle neck effect).

Nah, sialnya, kenapa ketika kantorku sudah dipasang jaringan internet cable, eh ada kejadian ini.. jadi untuk berinternet dari kantor pun belum leluasa.

Berikut laporan pandangan mata yang aku rasakan:

Kemarin:

  1. Buka Gmail susah (mati nyala mati nyala)
  2. Hanya bisa browsing Republika, CBN Portal dan Detik (itu pun ngos-ngos-an)
  3. Buka blog ini gatot alias gagal total walopun sudah dicoba pakai FF maupun IE
  4. AKHIRNYA MATIIN KOMPUTER.. keluar rumah deh..

Hari ini:

  1. Aku males masuk kerja.. *cihuy..* karena ikutan ngabisin jatah cuti yg akan hangus kalo gak dipake
  2. Nungguin tukang benerin kamar nyokap
  3. Siang nanti mau bawa mobil ke bengkel untuk tune up
  4. EH TIBA-TIBA gmail nyala.. tapi hanya di browser IE (aneh.. kenapa ya?).. jadi ngejunk bentaran
  5. EH lagi.. blog aku akhirnya bisa kebuka juga. Tapi pake IE, anehnya pake FF sama sekali ngga bisa buka apa-apa. Ngeblog deh 🙂

Selamat Natal

Pohon natalku kali ini sudah kuhias dengan hiasan tambahan (lebih rame dari tahun sebelumnya)

Merry Christmas

Malam Natal, aku dibangunkan untuk lihat christmas gift yang ada di bawah pohon natal. Ughh.. masih ngantuk sich.. tapi penasaran juga. Arrghh.. *sambil mata mengejap-kejap karena kaget*!

Red iPod

Aku suka warna meraahhh *very berry BIG grin*. 8GB pula!

*bekep mulut Om Ganteng dan Om Husni*

Ikea Spore; Dec On Spore Part #2

Sesorean tadi aku ke Ikea Singapore yang di jalan Alexandra. Kalau naik MRT, naik di Green Line (East West Line) menuju Queenstown (EW19). Keluar setelah tab kartu Ez-Link, belok kiri untuk menuju sisi jalan yang ada di sebelah kiri. Boleh saja tanya kepada information center, toh mereka hanya akan menunjuk kertas yang sudah ditempel dengan besar, petunjuk ke Ikea dari MRT station Queenstown. Aku rasa pegawainya pasti sudah bosan memberikan petunjuk, sampai dipasang di kacanya.


Bus 195

Turun dari lantai MRT menuju lantai dasar, menyeberang jalan sedikit, aku menunggu di bus stop. Aku mesti naik bus nomer 195. Sseperti foto di atas, Ikea terletak 2 halte dari tempat itu. Kira-kira menunggu 10 menit, bus 195 datang. Cukup banyak naik, walaupun aku tidak yakin semua akan turun di Ikea. Kalau di halte pertama tidak ada penumpang yang turun maupun melambai ingin naik, bus akan tetap jalan sampai melihat gedung warna kuning besar yang saat itu ada 2 orang selain aku yang turun.

Barang-barang Ikea terletak di dua lantai (lantai dasar dan atasnya). Lantai atas banyak memajang showroom kamar, kamar mandi, kamar tidur, kamar nonton tv, kamar belajar, dapur, sampai kamar bayi. Lengkap dengan detail nama, kode, model, dan harga di tiap barang. Lantai dasar lebih seperti toko Ace Hardware. Di bagian belakang terdapat small resto yg ternyata cukup enak! Interiornya pun enak dipandang :). Ini adalah barang-barang yang sempet aku potret karena aku tertarik: (you can click to enlarge)

Bed 1Bed 2Bed 3
Ini tempat tidur idaman deh kyknya. Tidak tinggi, tidak berukir (d’oh.. jaman baheula kalee), mudah pembuatan dan pembersihan, kokoh karena kakinya ngga panjang.

Bed with drawer 1Bed with drawer 2
Ini neh yg keren.. dashboard (ceile dashboard.. mentang2 gw pake WP) atau bagian kepala dari tempat tidur bisa diselipin drawer yg bisa ditarik dari kiri dan kanan.

Showroom 1Showroom 2
Ini contoh showroom yg bagus menurut aku, simpel dan minimalis, trus putih bersih imut-imut gitu.

Table 1
Meja kerja untuk pojokan.. rasanya jadi lapang 🙂

Table 2
Meja makan irit tempat! Hahaha.. keren juga ide nya.

Cabinet 1Cabinet 2Cabinet 3
Lemari / kabinet ini simpel banget! Rangkanya memang kayu, tapi pelapis luarnya dari fiber yg biasa dipakai buat prakarya anak.. damn.. sumpah gampang banget bikinnya. Gw juga bisa kale.. Trus luarnya dikasih tirai halus gitu. Yang paling kanan itu lemari untuk kamar mandi. Untuk menaruh handuk bersih, peralatan mandi lainnya. Di furnish minimalis.

Vitruvian
Ini adalah kain tipis, bergambar Vitruvian Man, bisa ditaruh sebagai pembatas ruangan. Great, huh?

Dec On Spore Part #1


Mom Apt 1
Dua malam sebelum keberangkatanku ke Singapore sama Tibi dan Tante Anne untuk menjenguk Mom, aku ngga bisa tidur gara-gara pilek sialan ini. Runny nose all the time, Actifed sudah tidak mempan mungkin karena sudah terlalu sering mengandalkan merek ini. So far aku bisa melewati imigrasi Spore walopun dengan badan lumayan anget (sudah ngga ada heat body checker), SARS sudah tidak menghantui mereka. Hanya saja yg paling parah adalah ketika pesawat hendak mendarat, duh.. gendang telinga rasanya mau pecah karena lagi ngga fit, jadinya ngga tahan dengan tekanan udara dalam pesawat.


Mom Apt 1
Apartemen mama lebih besar sedikit dari Tante Anne, tapi bentuknya kotak dengan 2 kamar dan 2 kamar mandi. Interiornya minimalis campur modern. Warna didominasi dengan putih, secondary color-nya hitam dan silver, dan sedikit coklat. Ah, mama bukan interior maniac, hanya saja dia suka yg minimalis dan useful. Barang-barangnya saja aneh .. rice cooker berbentuk oval (biasanya kan tabung dengan ujungnya roundy). Kerjaanku so far di rumah mama adalah pencuci piring. Yah well.. persis seperti di rumah nenek, Mei lalu, pencuci piring juga jadi kerjaanku at the moment (i mean, daripada jadi pencuci wc.. hehehe).


Mom Apt 1
Ngobs-ngobs dengan Tante Anne plus mama .. ngegosip berita terkini, ngomongin how to take care Tibi (my lil’ bro), sampe ngegosipin cowok masing-masing.. hihihi, ah dasar cecewek. Hari pertama aku jalan dengan Tante Anne ke Citylink dan Suntec City. Dengan kondisi badan yg hanya fit 70%, tidak lama kemudian sudah drop ke 40%.. tapi jalan-jalan tetap diteruskan karena di counter Giordano ada diskon besar yg jelas harganya lebih murah dari di counter Jkt walopun sudah di diskon (Jkt suck!). Lalu, jam beranjak melewati jam 10 malam pun tidak ada toko yang mulai tutup. Ahh.. ternyata ada program Late Night Shopping! Jheezz.. badanku sudah mulai berontak, tapi semangat belum hilang ketika yang namanya Late Night Shopping itu berarti semua toko diskon 15%-30%, bahkan ada yang sampai 50%. Oh yeah, aku sudah menjadi member di Giordano *yes!*. Pulangnya sudah pengen naik taksi, tapi melihat antrian bisa mencapai 30 orang.. *d’oh!* .. dengan letih dan kaki yang sudah tertatih kita menuju MRT. Aku sempet beli obat pilegh 2 macam, yang pakai sleeping effect dan yang tanpa sleeping effect. Satunya diminum ketika mau tidur, satunya lagi diminum ketika jalan-jalan, *teuteup*.

Internet di rumah mama memakai wireless. Vaio-ku didaftarkan ke wireless router, lalu sudah bisa online. Download 50MB hanya semenit. Damn..


Mom Apt 1
Hari kedua aku bangun siang. Jelas.. lha wong semalem baru tidur jam 2-an karena ngobrol sambil dibarengi red wine. But.. rasa tipsy-nya sebenernya membantuku untuk tidur. Ah.. red wine mama terlalu spicy rasanya, aku lebih suka red wine yg mild seperti yang ada di Yugo, Mei kemarin. Kemarin aku sudah beli celana pendek untuk jalan-jalan siang di Spore, eh ternyata seharian hujan *sedih*. Sandal tetap basah, karena kita mesti jalan sedikit ke MRT station. Kali ini aku dan Tante Anne (Mom tadinya mau ikut tapi ngga jadi) ke Orchard karena Tante mau ke Tangs. Err.. mol mehel! Aku cuman beli jam dinding yg ada tempat frame, karena di apartemen Mom belum ada jam dinding. I hope she’ll be happy. Sempet ke Lucky Plaza, tapi minat belanjaku sudah luntur (emang dasar Cancer Moody). But at least, I still enjoy the walking. Kangen aja jalan-jalan.

Aku sempet beli SIM card dari SingTel. Sebenernya sejak dulu sudah terbiasa dengan M1, tapi rupanya promo SingTel-nya lebih keren nih. Aku hanya bayar 28sgd$ untuk dapat 25sgd$ IDD call & sms, 75sgd$ local call & sms (local n mobile), plus.. aku dapat another top up card 2sgd$ bila promo 100sgd$ yg tadi habis karena pemakaian atau expired (expired dalam 30 hari). Lumayan yah.. kyknya promo itu sengaja dipakai untuk foreigner tourist kyk aku gini.

Malemnya Mom sudah beli tiket untuk menonton Hiromi tampil di Esplanade. Ajegile, permainannya keren! Jari-jarinya cepet banget. Ritme musik dari cepat sampai lambaaattt banget (mix!). Memang bukan tipe musik kesukaanku, tapi aku bisa menikmatinya. Thanks Mom. Malamnya kita makan di Italian Resto called Prego di Raffles The Plasa Hotel. Sebenernya sambil lewat saja, karena restonya memang bagus, dan masih ada Late Night Shopping di Robinson-nya.

To be continued (kyknya aku suka membuat cerita ‘to be continued’ yah? hehehe)..

Blogwalking Again?

Sudah lama juga aku ngga blogwalking. Banyak juga alasannya, salah satunya alasan yang membosankan (karena sudah berkali-kali aku sebut di blog) yaitu sibuk kerja, internet di kantor tidak asik, tidak banyak waktu untuk internetan ketika pulang kerja karena sudah capek / lagi getol-getolnya main game.

Semasa aku SMA sampai kuliah D3 tingkat awal, aku menghabiskan waktu main game bangun membangun kota milik Sierra seperti Caesar, Zeus, Poseidon, Atlantis, Pharaoh, Cleopatra, dan yang terakhir ku mainkan adalah Emperor. Asik banget sampe lupa kuliah dan begajul ke mall. Kemarin aku baru menamatkan Age Of Mythology. Telat memang, tapi game ini aku beli 3 tahun yang lalu dan aku memang mau memainkannya, cuman belum tau kapan. In the mean time, yang sedang kumainkan di PC rumah adalah Prince of Persia, dan yang di kantor adalah Escape From Monkey Island. Dua-duanya memakai walkthough. Ternyata kebosanan berinternet sudah mulai merambah aku (dan mamaku juga.. hahaha). Ternyata internet bisa juga membosankan.. walopun kurasa ini hanya tren sesaat.

Milis kampung gajah yang aku sering buka pun lagi sering membahas 2 berita terpanas di Indonesia. Beberapa artikel membuatku berpikir kritis dan sarkastik. Aku sih tidak mau membahas berita tersebut karena sudah banyak yang membahas dan menerima spam di blognya *malas dealing with spammer norak*.

Hari ini aku membuka blog Arjuna si Tubi Or Nat Tubi (sebutan bininya, yg lagi duduk di sebelah gw ini), eh udah banyak postingan yg belum aku baca dan belum aku komen. Beberapa kali melihat link-link orang lain yang menulis disana (karena cukup rame), aku menyaradari kalo aku jarang sekali blogwalking. Memang aku menggunakan bloglines sebagai pencatat update teman-temanku. Tapi koq rasanya ya mereka-mereka saja yang aku beri komen.

Minggu lalu bos menyetujui proposal jaringan internet yg aku ajukan dengan budget yg murah. Mungkin beberapa saat kedepan, kantorku sudah bisa berinternet ria seperti temen-temen di milis kampung gajah. At least, membuat aku tidak ketinggalan berita dan bisa blogwalking lagi dengan nyaman. Hmm..

Ternyata masih banyak blog2 temen yg belum aku baca 🙁