Dec On Spore Part #1


Mom Apt 1
Dua malam sebelum keberangkatanku ke Singapore sama Tibi dan Tante Anne untuk menjenguk Mom, aku ngga bisa tidur gara-gara pilek sialan ini. Runny nose all the time, Actifed sudah tidak mempan mungkin karena sudah terlalu sering mengandalkan merek ini. So far aku bisa melewati imigrasi Spore walopun dengan badan lumayan anget (sudah ngga ada heat body checker), SARS sudah tidak menghantui mereka. Hanya saja yg paling parah adalah ketika pesawat hendak mendarat, duh.. gendang telinga rasanya mau pecah karena lagi ngga fit, jadinya ngga tahan dengan tekanan udara dalam pesawat.


Mom Apt 1
Apartemen mama lebih besar sedikit dari Tante Anne, tapi bentuknya kotak dengan 2 kamar dan 2 kamar mandi. Interiornya minimalis campur modern. Warna didominasi dengan putih, secondary color-nya hitam dan silver, dan sedikit coklat. Ah, mama bukan interior maniac, hanya saja dia suka yg minimalis dan useful. Barang-barangnya saja aneh .. rice cooker berbentuk oval (biasanya kan tabung dengan ujungnya roundy). Kerjaanku so far di rumah mama adalah pencuci piring. Yah well.. persis seperti di rumah nenek, Mei lalu, pencuci piring juga jadi kerjaanku at the moment (i mean, daripada jadi pencuci wc.. hehehe).


Mom Apt 1
Ngobs-ngobs dengan Tante Anne plus mama .. ngegosip berita terkini, ngomongin how to take care Tibi (my lil’ bro), sampe ngegosipin cowok masing-masing.. hihihi, ah dasar cecewek. Hari pertama aku jalan dengan Tante Anne ke Citylink dan Suntec City. Dengan kondisi badan yg hanya fit 70%, tidak lama kemudian sudah drop ke 40%.. tapi jalan-jalan tetap diteruskan karena di counter Giordano ada diskon besar yg jelas harganya lebih murah dari di counter Jkt walopun sudah di diskon (Jkt suck!). Lalu, jam beranjak melewati jam 10 malam pun tidak ada toko yang mulai tutup. Ahh.. ternyata ada program Late Night Shopping! Jheezz.. badanku sudah mulai berontak, tapi semangat belum hilang ketika yang namanya Late Night Shopping itu berarti semua toko diskon 15%-30%, bahkan ada yang sampai 50%. Oh yeah, aku sudah menjadi member di Giordano *yes!*. Pulangnya sudah pengen naik taksi, tapi melihat antrian bisa mencapai 30 orang.. *d’oh!* .. dengan letih dan kaki yang sudah tertatih kita menuju MRT. Aku sempet beli obat pilegh 2 macam, yang pakai sleeping effect dan yang tanpa sleeping effect. Satunya diminum ketika mau tidur, satunya lagi diminum ketika jalan-jalan, *teuteup*.

Internet di rumah mama memakai wireless. Vaio-ku didaftarkan ke wireless router, lalu sudah bisa online. Download 50MB hanya semenit. Damn..


Mom Apt 1
Hari kedua aku bangun siang. Jelas.. lha wong semalem baru tidur jam 2-an karena ngobrol sambil dibarengi red wine. But.. rasa tipsy-nya sebenernya membantuku untuk tidur. Ah.. red wine mama terlalu spicy rasanya, aku lebih suka red wine yg mild seperti yang ada di Yugo, Mei kemarin. Kemarin aku sudah beli celana pendek untuk jalan-jalan siang di Spore, eh ternyata seharian hujan *sedih*. Sandal tetap basah, karena kita mesti jalan sedikit ke MRT station. Kali ini aku dan Tante Anne (Mom tadinya mau ikut tapi ngga jadi) ke Orchard karena Tante mau ke Tangs. Err.. mol mehel! Aku cuman beli jam dinding yg ada tempat frame, karena di apartemen Mom belum ada jam dinding. I hope she’ll be happy. Sempet ke Lucky Plaza, tapi minat belanjaku sudah luntur (emang dasar Cancer Moody). But at least, I still enjoy the walking. Kangen aja jalan-jalan.

Aku sempet beli SIM card dari SingTel. Sebenernya sejak dulu sudah terbiasa dengan M1, tapi rupanya promo SingTel-nya lebih keren nih. Aku hanya bayar 28sgd$ untuk dapat 25sgd$ IDD call & sms, 75sgd$ local call & sms (local n mobile), plus.. aku dapat another top up card 2sgd$ bila promo 100sgd$ yg tadi habis karena pemakaian atau expired (expired dalam 30 hari). Lumayan yah.. kyknya promo itu sengaja dipakai untuk foreigner tourist kyk aku gini.

Malemnya Mom sudah beli tiket untuk menonton Hiromi tampil di Esplanade. Ajegile, permainannya keren! Jari-jarinya cepet banget. Ritme musik dari cepat sampai lambaaattt banget (mix!). Memang bukan tipe musik kesukaanku, tapi aku bisa menikmatinya. Thanks Mom. Malamnya kita makan di Italian Resto called Prego di Raffles The Plasa Hotel. Sebenernya sambil lewat saja, karena restonya memang bagus, dan masih ada Late Night Shopping di Robinson-nya.

To be continued (kyknya aku suka membuat cerita ‘to be continued’ yah? hehehe)..

You Might Also Like

8 thoughts on “Dec On Spore Part #1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *