Another Mellow Day

Mellow day has begun.

Pagi ini sudah males bangun. Badan rasanya remuk karena tidurnya ngga nyenyak. Kyknya tempatnya terbatas, ngga bisa expand kaki ke segala penjuru. Pegel-pegel jadinya.

Mellow mulai terasa hari menjelang siang. Gara-gara aku telpon dia, jadinya malah berurai air mata. Sebenernya yang salah mungkin ya aku juga. Atau bisa diartikan, keinginanku yang aneh, tidak make sense, dan jadinya susah dihilangkan dari pikiran. Bingung? ya jelas.. kalian pembaca kan ngga tau duduk persoalannya.

Ketika aku telpon Andry.. duh.. jadi tambah nangis. Kesian dia yang ngga ngerti ujung pangkalnya jadi harus menenangkan aku yang tersedu-sedu. Akhirnya aku minta saran Tante Anne.

Lagi-lagi minta saran ke Tante Anne. Bukannya dia keberatan, tapi kyknya dia udah jadi pengganti my mom yang udah punya kehidupan sendiri. Rasanya aku ngga sudah ngga biasa lagi curhat sama my mom. Aneh saja.

Buat kamu, kamu tenang aja. Mungkin itu hanya emosi sesaat. Aku sudah lumayan normal lagi.

Kasihan aku sama air mataku yang deras mengalir. Mungkin terakhir aku menangis seperti ini sejak jaman smp dan sma. Perasaanku juga dilema persis seperti masa smp sma. Aku ngga suka dengan aku yang seperti ini, sebenernya. Pengen rasanya menghukum diri sendiri untuk tidak bersifat seperti ini, tapi emang itu bisa?

Yang ada, besok mataku bengkak.

You Might Also Like

10 thoughts on “Another Mellow Day
  1. Have you ever felt some kind of emptiness inside
    You will never measure up, to those people you
    Must be strong, can’t show them that you’re weak
    Have you ever told someone something
    That’s far from the truth
    Let them know that you’re okay
    Just to make them stop
    All the wondering, and questions they may have

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *