Would You Erase Me?

Kalo kalian kenal yg namanya Jim Carey, pasti inget sama film Dumb & Dumber (aku punya kaset soundrack-nya! :D), Ace Ventura, The Mask, dan film-film kocak lainnya. Aku lumayan kesengsem sama wajah-nya yang kocak dan mudah berubah bentuk. Tapi agak kecewa ketika dia pacaran dengan lawan mainnya yang menurutku ‘tidak cukup bagus buatnya’, seperti Lauren Holly maupun Jenny McCarthy (do’h.. ngga banget deh, dasar BIATCH).

Dari sekian film kocaknya Jim Carey, ada satu yang aku pernah tonton, dan itu tidak sama sekali lucu. Judulnya pasti susah diingat, Eternal Sunshine of the Spotless Mind. Pertama kamu tonton, kamu ngga akan melihat Jim Carey becanda atau memaikan wajah kocak. Dia akan melakukan acting monoton, dari bangun tidur, kerja, kembali lagi tidur, sendirian. Sangat membosankan. Ceritanya pun tidak kronologis, tapi lumayan loncat-loncat. Jalannya cerita bisa kamu tangkap dari warna rambut Kate Winslet yang ganti-ganti.

Film ini bercerita tentang Joel Barish (Jim) dan Clementine Kruczynski (Kate) yang berpacaran .. kemudian mereka putus. Rupanya ‘putus’-nya hubungan mereka tidak tuntas karena mereka masih punya rasa dan keinginan untuk kembali berhubungan, walaupun mereka sering bertengkar. Untuk memudahkan melupakan mantannya, Clementine mengikuti program penghapusan sebagian memori. Dia mau menghapus memori tentang Joel. Ketika Joel mengetahui perbuatan Clementine, Joel marah dan ikutan menghapus memori tentang Clementine. Akibat dari ruang praktek dokter yang tidak juga ‘bersih’ dari masalah dan keinginan terpendam Joel akan Clementine, memori Joel kurang dibersihkan dengan tuntas, sehingga percik-percik memorinya tiba-tiba muncul dan membuat penasaran. Joel malah berusaha agar memorinya tidak jadi dihapus dan kembali seperti semula, sambil meyakinkan Clementine bahwa dulu mereka pernah bersama untuk bisa kembali bersama lagi.

Alur cerita cukup berat, jadi harus ditonton dengan serius (tidak bisa sesantai seperti menonton Shrek).

Apa ada ya dokter semacam itu? Aku pesan 1 memori yang ingin kuhapus.

You Might Also Like

18 thoughts on “Would You Erase Me?
  1. o..aku baru maksud sesudah nonton 3x…tapi mungkin karena ceweknya yang sexy kali ye xixixi…

    *coba minum tipeX gold, sapa tau bisa buat nimpa kenangan yang mau dihapus

  2. gue ga suka semua film komedi yg bertema slapstick, maka jangan heran kalau gue sama sekali ga suka sama jim carey (saat dia memainkan lakon slapstick). Lagipula capek nontonnya, sepanjang film melihat wajah dia melakukan impression. Pegel bok

    Tapi gue saaaaangat suka sekali Jim Carrey di “Truman Show”. One of my favorite movies, dan membuat gue mengakui bahwa dia memang pintar berlakon 🙂

    anyway,
    eternal sunshine juga kayaknya emang bagus.
    KEnapa emang? karena gue ga sempet nonton sampe habis. Malah hanya berjalan beberapa menit trus keputus. KEnapa ya? lupa juga, kayaknya waktu itu sedikit sibuk.

    Duh.. tuh dvdnya kemenong yak

  3. berarti emang relatif ya?
    gw justru eneg binti empet waktu dia main Truman Show.
    keknya bukan Jim Carey banget deh..
    secara gw banyak terinspirasi dari eksekusi lekukan wajahnya..
    endang, Bo’!

    BTW, mo ngapus memori?
    coba dokter Naek L Tobing
    😉

  4. hmm.. memory ada di kepala, rasa ada di hati.. klo memori di hapus, apa rasa yang di hati juga ikutan terhapus yah? *wink* ^_^

    filmnya keren, biarpun saya akhirnya mesti nonton dua kali wat paham apa yang terjadi heheheheh.. jim carrey nya jadi cakeb pula.. aduh, duh duh.. *doenk*

    lam knal mbak! ^_^
    met hari senin…

  5. ***mencoba membantu,… injak-injak otak kiri suster! celupin ke borak! jemur! celupin lagi! amplas! rendem! jemur lagi! kasi cuka!, garam! Jemur lagi… gimana? udah garing belum?

  6. seorang teman menyebut mantannya dengan istilah yang tidak bagus, yaitu “laler ijo”. Ada dendam yang msh saja naik ke permukaan setiap “laler ijo” itu disebut. Tp kenapa hrs dendam sih? Knp harus melupakan mantan sih? Kenapa harus menghapus memori ya? Pernah menjalani hidup dengan seseorang, walau kadang sekejap dan tak enak, adalah suatu proses yang mahal dan menjadikan kita lebih hidup, lebih berwarna, lebih matang, lebih pintar, lebih cerdas.. dst. Jadi, saya sih, gak mau menghilangkan memori apapun. Semua indah kok… eh, kepanjangan ya? Duh, jangan diapus yak…. 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *