DEAD Line

Ngga terasa udah lebih dari sebulan ngga ngeblog. Hehe.. jangan tanya ah karena apa. Gampang aja, klo aku ada berita, pasti ngeblog, kalo ngga ada, ya ngga ada berita. Paling juga nge-flickr aja.

Ngga terasa juga sejak April 2007 aku bolak balik Bali, dan sampai sekarang belum juga berhenti. Ngga jelas kapan selesai, jangan tanya. Kalau aku tau, aku pasti bilang. Kalo aku ngga bilang, artinya aku ngga tau.

***

Awalnya diberi deadline, harus buka counter tanggal segini segini.. so far aku bisa tepati, walopun ada kritik dan saran, itu hal biasa. Ruang lingkup kerjaku tidak ada deadline khusus. Kadang-kadang saja ada deadline seperti pembukaan kemarin, dsb. Aku dikenal sebagai pekerja yang bertanggung jawab dengan menyelesaikan pekerjaan. Artinya, bos ku tidak begitu ragu bagaimana cara aku mengerjakan, yang penting selesai. Aku terbiasa dengan itu.

Dalam kurun waktu hidupku, aku jarang atau hampir tidak pernah memberi deadline ke orang lain. Aku orang yang tidak disiplin, mudah menerima alasan. Kadang jadinya kurang tegas pada staff.

Apa rasanya bila diberi deadline yang kamu sendiri tidak tahu bagaimana cara mengerjakannya? Tidak bisa tidur semalaman, kepikiran walopun merem, ragu ini itu, pengen teriak rasanya. Denyut nadi tangan sudah berkedut-kedut, tempting untuk disilet. Pengen kabur dari yang namanya tanggung jawab. Mengganti nama, ktp, lokasi. Dunia baru. Tapi itu semua cuman dalam sekelibatan pikiran. Menghayal sambil tidur, atau jangan-jangan itu mimpi buruk?

My mom sudah ngga ada lagi disampingku untuk memberikan aku bantuan / petunjuk. Aku sudah hampir 27 tahun. Sudah saatnya menentukan hidupku sendiri.

Apa jadinya kalau aku yang memberi deadline?