Perihal Kehilangan Contacts Ym!

Sekitar seminggu yang lalu, entah karena sebab apa, 99% contacts di Ym! ku terhapus. Bukan, bukan tidak sengaja menghapus, tp pokoknya pagi-pagi online, mendapati koq contacts nya tinggal 3 nama, itupun bukan yg sering kuhubungi. Awalnya kupikir, Ym! ku error. Sudah restart Ym! beberapa kali, bahkan online di komputer lain juga masih begitu. Wah.. langsung lemes. Ada apa ya dengan Ym! ku. Tadinya kepikir apa gara-gara ada virus yg menyerang pengguna Ym! yg nantinya malah mencuri id dan password ku. Buru-buru scan komputer dengan antivirus AVG dan PCMAV, dan juga mengganti password Ym! dan email lainnya.

Hari-hari berlalu, baru ada kesempatan malam ini untuk meng-update contacts buat Ym!-ku. Sejak aku menggunakan komputer rumahku dari tahun 2005, aku masih menyimpan archieve-nya. Dari nama-nama tsb lah aku copy satu-satu untuk mengupdate contacts. Beberapa nama yg kadang aku sudah lupa kepunyaan siapa, bahkan track record nya sedikit, tidak ku masukkan. Yah, biar ngga keberatan pas mbuka Ym!.

Nah, sambil update id contacts, aku sempet membaca email-email lama dari orang yg pernah penting dalam kehidupanku. Memory lama kembali terngiang. Jadi ingat masa-masa tersebut. Beberapa aku sempet baca, ada yg lucu, ada yang biasa aja, ada yg menyedihkan *termenung*..

Aku jadi pengen minta maaf sama kamu yg pernah singgah di kehidupanku.. kalo aku pernah buat salah, kalo aku terlalu jutek atau cuek, kalo aku ternyata sempet menyakiti hatimu. Aku bener-bener minta maaf.

Baru tadi aku membalas di thread: Kalau boleh menghapus secuil ingatan di otak, ingatan apa yang akan kau hapus? Dari artikel Scientists Erase Specific Memories in Mice.

Ini jawabanku:

Walopun ada beberapa heartaches dan pengalaman buruk lainnya, aku tetep ngga ingin menghapus memori. Alasannya sederhana, klo ada yg dihapus, nanti susunannya udah ngga kronologis lagi, malah membingungkan. Seburuk apapun hubungan, mestinya ga perlu dihapus. Karena pada awalnya pasti indah-indah. Nah, yg indah2 itu lah yg menurutku makin indah ketika sudah ada endingnya (dispite happy or sad ending).