This Fucking Day

Kyknya bulan ini menjadi bulan terberat di tahun 2009. Sibuk di kantor sih ngga begitu, so so lah. Tapi sibuk berpikir, ya. Sangat menguras ruang otak gw, menguras energi (pastinya, sampe udah tidur 10 jam, tapi di kantor masih aja ngantuk), mempermainkan emosi.. mellow, kesepian dan membosankan.

Gw harus menentukan jalan hidup gw untuk kedepannya. Sebuah keputusan yang harus gw tentukan arahnya, yang mana gw juga ngga tau akan mengarah kemana. Gw coba kasi deadline sebulan, dimulai di minggu pertama di bulan Desember ini. Oke, masalah durasi waktu berpikir ini, gw ga gitu mau mematok, tapi gw usahakan keputusannya sudah bisa muncul di minggu ke empat.

Pikiran ini selalu muter muter muter muter muter .. lalu lalang di kepala gw. Membuat gw juga susah fokus ke kerjaan. Saat ini, sudah melewati minggu kedua. Bayang-bayang keputusan yang akan gw ambil sudah ada. Ketika gw review dari pemikiran gw seminggu yang lalu, ternyata beda. Itu menunjukkan bahwa keputusan gw masih bisa berubah nantinya, tapi gw juga ngga tau ke arah mana.

Berbagai orang sudah gw ajak diskusi, dengan berbeda cara pola pikir, macam-macam jawabannya. Intinya, gw harus memutuskan sesuai dengan hati, bukan secara rasional. Udah lama gw ngga mendengarkan apa kata hati gw. Udah terlalu sibuk dihujani dengan problem-problem kehidupan selama setahun ini, sampai gw ngga tau lagi harus berpikir apa.. gw hanya mengikuti arus air saja, let it flow.

Gw sudah menyendiri, tapi gw kesepian. Gw mencari hiburan sesaat, melupakan sejenak problem, mengenyahkan beban ini.. tapi kembali juga. Tiap gw mau tidur.. pikiran ini pasti muncul lagi muncul lagi. Beberapa kali garis besar pemikiran ini gw catet di notepad supaya gw ga lupa ketika nanti gw bangun, .. tapi ketika gw bangun, pikiran gw udah berubah lagi. Ngga ada yang fix, semuanya berubah-ubah.

Mood gw juga berubah. Dari tadi pagi senang, siang biasa saja, sore sudah mellow, dan berubah menjadi bithcy. Tiba-tiba denger lagu di radio di perjalanan pulang, bisa nangis. Sampai rumah yang tadinya pengen tiduran, berubah menjadi bosan.. pengen jalan, tapi ngga tau kemana, sama siapa. Kebetulan lagi ngga ada yang ngajakin jalan sih.

Dari yang care, menjadi cuek, menjadi panik dan resah.. dan menjadi super cuek. Don’t ask.. gw juga ngga tau.

Beberapa hari yang lalu sempet enjoy dengan distraction, merasa ‘kuat’ untuk memikirkan problem ini, tapi hari ini malah merasa sangat amat berat.. ingin rasanya mengenyahkan semua pemikiran ini keluar dari kepala. Arrrggghhh.. kenapa sih masalah dateng bertubi-tubi? Kenapa sih makin kita bertambah umur, makin sulit untuk mengambil keputusan? Makin banyak parno, makin luas jangkauan pemikiran, kurang impulsif.

I need Baileys to relax my mind.

You Might Also Like

4 thoughts on “This Fucking Day
  1. kata orang pinter, ada masalah emang musti buru2 dicari solusinya, jangan dilupakan — baik sejenak ataupun lama — karena pasti malah balik lagi ke masalah awal πŸ˜€

  2. makin bertambah umur, biasanya kita makin banyak pertimbangan. makanya jadi sulit ngambil keputusan. pdhl pertimbangan ga akan membawa perubahan. tindakanlah yg membawa perubahan.. sabar ya..

    salam kenal! πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *