Selamat Ultah Buat Diriku Sendiri

Sudah beberapa kali aku mengucapkan selamat ulang tahun kepada diriku sendiri. Tahun-tahun yang lalu, dengan PD-nya aku menulis postingan blog, untuk menceritakan tentang bagaimana menyenangkannya menikmati 1 hari spesial ini. Ngga papa PD, biar dibilang lebay, yang penting eksistensi™.

29 itu unik. Tinggal setahun lagi untuk mencapai kepala tiga. Angka yang tidak enak didengar apalagi dirasakan, apalagi kalau masih lajang *ups* (masih mending kalo punya pacar, hihih). Angka ini juga unik karena angka terakhir untuk meninggalkan kepala dua, tahun-tahun dimana beranjak mengenal kedewasaan. Ketika menginjak kepala dua, aku masih baru lulus sekolah, masih kuliah, masih ngga peduli dampak dari lengsernya penguasa negara, ngga peduli kurs dolar naik turun kyk karet, ngga peduli sama pernikahan, yang penting having fun.

Apakah sekarang aku tidak having fun? Oh.. you’re wrong. I am having so much fun. Bersyukur atas melewati tahun-tahun di kepala dua tanpa kekurangan suatu apapun. Tidak sakit keras, tidak kehilangan apa, masih bisa berpegang tangan, menatap hari esok. Makasih buat yang di atas sana yang menjaga semua orang, termasuk aku.

Ini akan menjadi ulang tahun terkahirku dengan status lajang *phew* .. akhirnya aku akan menikah juga. Tadinya aku ngga yakin, apa ada yang mau *eh* tahan denganku? Ternyata ada. Hahaha.. *peace!*

Menjelang ulang tahun ke-30 nanti, *duh, kepala tiga* aku akan menjalani kehidupan berumah tangga. Aku aja ngga bisa membayangkan bagaimana keadaanku menjadi seorang istri.. apalagi mamaku.. :p ah sudahlah, biarkan air mengalir .. toh nanti juga bisa sendiri.

Boldog születésnapot magamnak!