This Is It

Akhirnya hari terpenting yang dinanti-nantikan sejak dulu telah tiba. Dulu pas smp pernah ditanya, “mau nikah umur berapa?” Perkiraanku umur 23. Ternyata aku masih mahasiswa pada saat itu, hihi. Belum matang pikirannya. Setelah melewati berbagai ujian hidup, ternyata yang di atas sana mempercayakanku untuk menikah di umur ‘baru saja’ 29 tahun. Tidak terlalu tua, tidak juga terlalu muda. Cukupan lah.

Sehari sebelum hari H, aku punya tugas untuk diriku: beli bunga untuk dalam rumah, blow hair, french manicure, beli canvas untuk hall of fame, dan siapkan lagu pengiring untuk the whole day (kecuali di gereja, dan ketika wedding singer bernyanyi) di iPod hitam. Apparently, ternyata, semuanya dapat selesai dengan baik, walaupun macet karena hujan di hari jumat (wiken bo!), dan pagi-siangnya pun masih beberes di rumah sambil meninggalkan tugas.

Tadi malam malah masih sempet eksis di milis dan juga twitter. Ihiy, rasanya ngga seperti mau nikah, biasa aja, kyk venue biasa *pongah* hahaha, ya iya, karena be lum pernah menikah sebelumnya, gimana juga tau rasanya.

Semua detail 99% sudah dikerjakan. Kalaupun ada miss, ah itu biasa, relax saja, jalani aja apa adanya.

So, I’m ready to get marry today!

You Might Also Like

5 thoughts on “This Is It

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *