Pendaftaran di Rikka Inn

Img01066-20100719-2104
Img_0312
Img_0311
Img01072-20100720-0615

Gedung baru ternyata. Bangunan 6 lantai ini berisi kamar-kamar kecil,
low budget motel, ada kolam renang di lantai paling atas yang hanya
beroperasi dari jam 10 pagi hingga 6 sore. Yes, cannot skin dipping.

Lantai dasar (lantai 1) dipakai untuk toko-toko kecil: 7 eleven, tour
travel, fish spa, toko tailor, dst.. Tidak ada pagar, tidak ada
parkiran mobil, benar-benar hanya kamar saja yang sepertinya ditujukan
untuk backpakers (taksi tidak bisa berhenti di depan hotel, tapi di
ujung jalan, jadi otomatis koper/tas dipanggul sendiri)

Yakult Ada 3 Ukuran

Dari bentuknya sih dicurigai sebangsa yakult. Dibaca-baca, puyeng
sendiri ngeliatin tulisan melungker meliuk kyk ulet. Warnanya mirip,
logo juga mirip, mudah-mudahan rasanya juga mirip.

Akhirnya gw ambil yang ukuran medium saja. .. dan rasanya sama 🙂 *aman*

Mencoba Floating Market

Malam sebelumnya, gw insist pagi harus ke Floating Market. Rasa
penasaran udah lama ingin ke sana, sebenernya. Ngga kepikir mau kemana
lagi di Bangkok, selain ke Floating Market. Paling tidak, harus
mencoba. Kita ngambil paket half-day tur. Bayar 250 Baht, sudah sampai
sana. Kalau mau naik perahu lagi, bayar 100 Baht (sekitar segitu)
lagi, di lokasi. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam one way. Itu
sudah termasuk penjemputan dari beberapa hotel sekitar.

Img_6982
Img_6983
Img_6987
Img_6988

Khao San Road

Kami menginap di Rikka Inn (rikkainn.com) di jalan Khao San Road.
Jalan ini bebas kendaraan bermotor di malam hari. Mirip seperti Legian
suasananya. Penuh toko macam-macam souvenir, dari kain (seperti kain
bali), tas motif thai silk, sarung bantal cushion, rajutan, kaos
distro (seperti di Bandung), pub, restoran (thai, western, india,
dll), dan banyak minimart 24jam (macam-macam namanya). Ini semua hanya
di sepanjang jalan Khao San Road yang kira-kira tidak sampai 1
kilometer.

Img_7127
Img_7137
Img_7161
Img_7164