Feed Reader

Ada tampilan baru di Google Reader. Bedanya, sekarang feed news yang aku ikuti sudah gabung dengan akun reader teman-teman sesama pengguna Google Reader. Lalu, bila ada artikel yang aku suka, bisa di-share langsung di Google+. Ngga penting sih, sharing di Google+, ya secara aku sendiri ngga gitu suka dengan Google+ karena sembarang orang bisa add aku. Feels like no privacy. Jadinya, aku ngga taruh data apapun di Google+ -ku.

Dulu, untuk membaca update-an blog temen-temenku, aku gunakan bookmark dari browser. Jadul banget ngga sih? Link nya pun aku simpan dalam sidebar blog ku. Masa berganti, mulai menggunakan feedburner. Tapi aku sendiri malas membuka feedburner, jadinya malah ngga kebaca. Sejak join milis, waktuku habis dan tidak ada lagi waktu untuk membaca update-an temen-temen, kecuali yang diposting di milis.

Masa berganti, milis ngga begitu rame dan tidak lagi membuatku terpingkal-pingkal, jadi ada waktu untuk membaca yang lainnya. Yang rutin kubaca, tentu saja feed gosip, hehe. Kedua, aku suka sekali mengikuti blognya Miund. Gaya ceritanya seru, renyah, inspiratif, bikin semangat. Kyknya ni anak gawullll abis, tapi ramah. Bahkan gara-gara salah satu postingan blognya kemarin, aku jadi nemu situs penjual jam swatch di multiply dan aku menemukan (baca: membeli) jam swatch yang dulu aku pernah punya (tapi hilang, rusak, dll). Itu namanya kenangan berharga! Memorable! Nah berguna kan?

Blog lainnya adalah Priyadi. Sempet vakum menulis entah karena apa (mungkin lagi sibuk sama usahanya atau hobi fotografinya), sekarang dia menulis lagi. Ulasannya lengkap, detail, dan penting. Hehehe, seperti beberapa diantaranya adalah tentang memilih AC, asuransi, bahkan info tentang sms premium, dan new7wonder.

Sebenernya ada 1 orang yang selalu aku nanti-nantikan.. Henzter. Dia punya beberapa blog di wordpress, blogsome, posterous. Henzter suka menulis macam-macam topik, unik, ganjil (kadang-kadang) tapi seru, gila (sayangnya, kadang tidak ia blog-kan, tapi ditulis di milis). Yang aku suka, tentang creativity art & pengolahan sampahnya. Useful.

Sekarang ini, teman-temanku banyak yang tidak lagi menulis blog. Ada yang domainnya dibiarkan hangus (tidak diperpanjang), atau postingan blog gratisannya tidak pernah di update sejak tahun 2007 (dan sekitarnya), atau sudah beralih ke tumblr, posterous, dll. Pastinya, mereka-mereka ini sedang eksis di twitter. Tapi, twitter hanya terbatas 140 karakter, dan ya.. aku juga baca (kalo lagi ada waktu). Tapi bagaimana dengan tulisan mereka (bila ada update)?

Maka, aku mengumpulkan url-url blog yang masih ada, aktif, di Google Reader-ku. Mungkin sudah tidak lagi jaman yang namanya “meninggalkan pesan” atau minta di komen balik .. ih .. kyk jaman abg ajah *tiba tiba berasa tua*. Tapi paliing tidak, kegemaranku membaca terpenuhi.

Yang aku suka dari Google Reader ini: one stop system. Selain membaca milis, aku juga bisa membaca info terbaru gosip, kabar terbaru teman-temanku, dan update flickr yang sudah menjadi family/friends-ku. Jadi, aku tidak lagi ketinggalan berita.

Ngemeng-ngemeng.. aku selalu curiga kalo Amen sering komen di blog ku. Dia pasti menggunakan app reader juga dan feed blog ku ada didalamnya.. Ihiy.

You Might Also Like

4 thoughts on “Feed Reader
  1. gw mah blogger yang sangat old fashioned.. gak puas pake feed2an… tetep puas jalan-jalan manual ke berbagai blog.. kalo nemu yg rame, buka-buka bbrp postingannya sekaligus… kalo garing, ya tutup

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *