Review: Agabang Podaegi

Hari ini saya mengunjungi toko peralatan bayi dr Korea, AGABANG, berada di Mall Pondok Indah 2. Toko Agabang juga buka di Mall Gandaria City. Gendongan yg mereka jual ada 3 tipe: SSC, Hipseat dan Podaegi.

Yang bikin saya tertarik adalah gendongan PODAEGI, gendongan tradisional dari korea. Wide-blanket wrap. Podaegi Agabang dijual tanpa boks dan tanpa manual book. Kata SPG-nya, yg biasa beli ya orang korea saja, orang indo belum ada. Podaegi Agabang ada 2 tipe, yg pakai buckle untuk cangklongan bahu dan yang tidak ada cangklongan bahu sama sekali. Saya cobain yang ada cangklongan bahunya, ada 2 buckle. Cangklongan bahu ini gunanya memudahkan penggendong newbie unt memasukkan bayi ke dlm kantong dudukan.

Saya dibantu SPG untuk mencobanya. Podaegi Agabang sengaja dibuat dengan bahan mesh (masih kaku karena masih baru), untuk udara tropis. Toko ini juga menjual Podaegi Agabang yang berbahan bukan mesh, biasanya untuk udara agak dingin.

Cara menggunakan Podaegi yg tradisional (tidak ada cangklongan bahu yg ber-buckle):



Kalau di link youtube ini sangat-sangat tradisional, yang podaegi Agabang bagian panel lebarnya terdapat kantong yg dijahit seperti celana, jadi baby bisa dimasukkan ke kantong celana supaya tidak merosot. Tidak penting apakah kantongnya sempit/lebar, karena pada ikatan terakhir, ada tali lebar yang menopang pantat baby supaya posisi duduk, knee-to-knee.

Jadi podaegi versi summer (musim panas) yg berbahas mesh, dengan kantong celana unt dudukan dan cangklongan bahu, bisa dilihat di sini: http://mstrade21.blogspot.co.id/2013/06/introduction-summer-baby-carrier.html

Kesan:
Unik banget! Bahannya sangat ringan! Posisi baby seperti duduk dalam kantong. Kata SPG, biasanya orang korea gendong pakai podaegi untuk back carry.

Harga yang tanpa buckle bahu: 600-an (yg tradisional).
Harga yang pakai buckle bahu: 862.500.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *