Despacito Cover: Dek Lastri by Alif Rizky ft. Fazayubdina (versi Jawa)

Dek Lastri – Alif Rizky feat Fazayubdina (DESPACITO COVER) versi jawa

************

Vokal: @alif.rizq
Keyboard: @fazayubdina
Gitar: @azmanreall26
Mixing & Mastering: @fazayubdina
Sutradara: @romskyfr

************

Dek Lastri – Alif Rizky feat Fazayubdina (DESPACITO COVER) versi jawa

vokal: @alif.rizq
keyboard: @fazayubdina
gitar: @azmanreall26
mixing & mastering: @fazayubdina
Sutradara: @romskyfr

Ku ngerti dek koe mang wis bosen
Padahal aku wonge setia
Aku mung didakeke pelarian yeahh..
wouwoo.. bubar…

Masalah ora wis wis dek
Jo mikirke awake dewe
Senajan ngono ora bakal ku lali.. lali..
Aku tresno kowe ora sah Ditakon
Wis dilakoni ora sah dikongkon
Kowe Malah ngono dek
Opo iki jenenge takdir
Awake panas atiku gosong

Duh, loro untuku mikirno awakmu
Ket wingi bengi ra Ono kabarmu
Opo koe lagi ora ono pulso

Oh yeah yahh
Awaku wis koyo wong ora normal
Kowe ngomong aku “sante yo mas”
Len Aku salah ku njaluk pangapuro

Dek Lastri, ojo dumeh ngono to dek ambe kulo
Koe cedak mbe lanang liyo ku ra ridho
Koe ninggalno aku opo koe tego ?

Dek Lastri, ojo lunga to dek wong aku iseh tresno
Awaku moh dewekan urip nang dunyo
Wes sue ora ketemu pengin crito
(Sue sue sue uwis sue)

Sak jujure ora relo Aku ora trimo
Koe metu karo kae bocah
Tukang angon sing nembe dadi bos
(tukang angon tukang angon bebek)
Meh nganti kapan ngapusi awaku mbendino
Lungo purwokerto crito jebul koe ambek lanang liyo

De’e lungo lungo mbek Wong liyo
Tegal brebes purwokerto
Semarang lan Suroboyo
Jogja ning malioboro
Bahagiakna koe senajan Aku utang bank
Tagihan nganti numpuk dikejar kejar wong bank
Koe ninggalno Aku pas lagi sayang sayange
Buka Buka instagram foto de’e mbek koe
Awakku moh pisah dek
Aku yo kudu piye
Tulung jelasno dek Nang ndi salahe

Meh crito meh crito
Tapi ambe sopo
Atiku yo loro rapopo rapopo
Aku emoh pisah tapi yo uweslah
Senajan tresno yowes ikhlas waelah
oh yeah..

Baby Product Review: Gelas MPASI

Pengalaman anak pertama, saya ngga banyak beli peralatan MPASI karena anak saya full BLW (Baby-led Weaning). Cuma sewa Bumbo Seat with Tray, jenis makanan mentah, dikukus, ditumis, sampai akhirnya ikutan makan table-food. Untuk peralatan minum, sebelum fasih menggunakan sedotan, anak saya pakai Pigeon Mag-Mag Step-2 Spout Cup. Selain harganya ekonomis, mudah di-steril, spout empuk berbahan silikon, spout-nya dijual serepnya. Saya bahkan ngga beli seri lengkapnya (Step 1, 2, 3, 4) karena saya cuma butuh spout cup, lalu beralih ke gelas toddler dan botol dengan sedotan. Anak pertama saya bisa pakai sedotan di umur 8 bulan.

Terima kasih buat yang kasih kado ke anak kedua: Ritchell La’cle Straw Training Mug & Clear Straw Bottle Mug Pink. Warna pink-nya lucu banget! 1 set terdiri cup dan botol dengan sedotan.

Ini produk bagus! Cup de Mug (Straw Training Mug) bisa dipakai dari umur 6 bulan, untuk menemani anak minum air putih saat pemberian MPASI. Kapasitas 150 ml, BPA Free, membantu anak belajar mengenal dan menggunakan sedotan. Sedotan berbahan silikon, menyatu dengan lid (tutup cup). Untuk permulaan, kita bisa menekan sedikit lid, supaya air keluar. Setelah beberapa kali coba, anak saya yang belum genap 7 bulan sudah bisa menyedot di sedotan Cup de Mug ini. Hebat ya! Saya sampai takjub sendiri. Mudah dalam mencuci (hanya terdiri dari 2 piece), bisa direbus (supaya steril), ujung sedotan ada sedikit penebalan, supaya menyerupai bentuk puting. Mug juga bisa digunakan seperti gelas, dengan membuka lid, dan minum dari pinggir gelasnya.

Untuk Clear Straw Bottle Mug, BPA Free juga, kapasitas 200 ml, menggunakan sedotan dengan bahan silikon, yang juga menebal dibagian ujungnya.

Berikut penampakan milik kami:

Proper Babywearing

Makin hari makin bertambah produsen gendongan yang muncul di sekitar kita. Jaman anak pertama saya, produsen gendongan lokal bisa dihitung tangan, sekarang jumlahnya bisa 2-3 kali lipat. Sayangnya, sebagian besar penjualan tidak dilengkapi panduan pemakaian. Ketika saya jalan di area publik masih banyak menemukan anak digendong dengan posisi kurang aman dan kurang nyaman. Sejatinya, apapun jenis gendongannya, nomor satu yang harus diperhatikan adalah keamanan, kedua kenyamanan. Anak adalah harta yang tak ternilai harganya, tentu kita ingin anak senantiasa aman. Kenyamanan untuk penggendong dan anak yang digendong, bisa dirasakan dan bisa dilihat ketika sedang menggendong, kita masih bisa mengubah posisi atau jenis gendongan ketika dirasa kurang nyaman, anak pun masih bisa ‘komplain’ (walau dengan tangisan) kalau merasa kurang nyaman.

Berikut adalah 5 hal yang harus diperhatikan dalam keamanan menggendong anak. Aturan ini dikeluarkan oleh International Babywearing.

T – Tight: Ketat. Eratkan gendongan sehingga badan anak menempel di badan anda, anak serasa dipeluk (nyaman). Kalau ada kain yang longgar, membuat anak jadi mudah bergeser / susah bernafas.

I – In View At All Times: Posisi wajah anak harus selalu bisa terlihat. Supaya penggendong dapat melihat cues / tanda-tanda dari wajah anak (misal: mengantuk, resah, takut, dsb). Wajah anak tidak boleh sampai tertutup oleh kain gendongan, bisa menganggu pernafasan.

C – Close Enough To Kiss: Kepala anak terjangkau untuk dicium. Bagian atas kepala anak dekat dengan dagu penggendong.

K – Keep Chin Off The Chest: Posisi badan anak jangan terlalu melengkung / menunduk, apalagi sampai dagu anak menempel ke dada anak, karena bisa mengganggu pernafasan. Pastikan ada jeda 1-2 jari antara dagu dan dada anak.

S – Supported Back: Dalam posisi gendong tegak, dada dan perut menempel di tubuh anda, dan punggung anak tersanggah dengan aman (sesuai umur anak).

Di atas adalah gambar posisi gendong sesuai dengan umur anak. Posisi kaki anak terbuka mengangkang sesuai posisi alami bayi ketika di dalam kandungan (fetal frog position). Hal ini disebut M-shape, seperti ketika kita duduk, seluruh paha dan pantat tersanggah dengan baik (knee-to-knee).

Sedangkan C-shape adalah posisi punggung bayi 0-4 bulan yang disarankan, mengikuti bentuk alami bayi dalam kandungan. Nanti secara perlahan ketika bayi sudah bisa menopang kepalanya dengan kuat, posisi C-shape tidak diperlukan lagi. Perhatikan juga bahwa untuk menggendong 0-4 bulan, kain gendongan menutupi sampai telinga bayi (tidak menutupi seluruh kepala bayi).

Semoga info di atas bermanfaat.

Review: Cuddle Me Lite Carrier

Halo, saya mau review Cuddle Me Lite yang baru keluar. Produk ini dibandrol 250rb saja. 100% made in Indonesia. Kelebihannya: beratnya tidak lebih dari 500gr! Wow!

Bahannya katun 100%, busa pada waist strap walaupun tipis tapi cukup kokoh (ngga meletot), busa pada shoulder strap juga empuk, bikin bahu nyaman. Motif pada body panel ngga pasaran, karena diprint sendiri oleh Cuddle Me. Tersedia 8 macam motif dan warna. Dilengkapi pouch untuk menyimpan. Ada sleeping hood yang tersimpan rapih di kantong bagian atas body panel (bisa untuk menyimpan dompet kecil juga). Webbing strap sengaja dijahit supaya bisa ditarik 2 arah (untuk shoulder strap dan waist strap), semua dilengkapi elastic loop supaya tali yang berlebih bisa digulung rapih.

Cuddle Me Lite

Dimensi:
Body Panel : 31 x 40 cm
Waist Belt : 147 cm
Hoodie :40 x 40 cm
Folded Inside Pouch : 28 x 15 x 13 cm

Secara umum produk ini cukup simpel dan mudah digunakan sebagai pemula. Cocok yang suka carrier praktis dan ngga bulky.

Cuddle Me Lite ini adalah produk terbaru dari Cuddle Me, menggantikan Cuddle Me Neo yang tidak diproduksi lagi.

Review: Agabang Podaegi

Hari ini saya mengunjungi toko peralatan bayi dr Korea, AGABANG, berada di Mall Pondok Indah 2. Toko Agabang juga buka di Mall Gandaria City. Gendongan yg mereka jual ada 3 tipe: SSC, Hipseat dan Podaegi.

Yang bikin saya tertarik adalah gendongan PODAEGI, gendongan tradisional dari korea. Wide-blanket wrap. Podaegi Agabang dijual tanpa boks dan tanpa manual book. Kata SPG-nya, yg biasa beli ya orang korea saja, orang indo belum ada. Podaegi Agabang ada 2 tipe, yg pakai buckle untuk cangklongan bahu dan yang tidak ada cangklongan bahu sama sekali. Saya cobain yang ada cangklongan bahunya, ada 2 buckle. Cangklongan bahu ini gunanya memudahkan penggendong newbie unt memasukkan bayi ke dlm kantong dudukan.

Saya dibantu SPG untuk mencobanya. Podaegi Agabang sengaja dibuat dengan bahan mesh (masih kaku karena masih baru), untuk udara tropis. Toko ini juga menjual Podaegi Agabang yang berbahan bukan mesh, biasanya untuk udara agak dingin.

Cara menggunakan Podaegi yg tradisional (tidak ada cangklongan bahu yg ber-buckle):



Kalau di link youtube ini sangat-sangat tradisional, yang podaegi Agabang bagian panel lebarnya terdapat kantong yg dijahit seperti celana, jadi baby bisa dimasukkan ke kantong celana supaya tidak merosot. Tidak penting apakah kantongnya sempit/lebar, karena pada ikatan terakhir, ada tali lebar yang menopang pantat baby supaya posisi duduk, knee-to-knee.

Jadi podaegi versi summer (musim panas) yg berbahas mesh, dengan kantong celana unt dudukan dan cangklongan bahu, bisa dilihat di sini: http://mstrade21.blogspot.co.id/2013/06/introduction-summer-baby-carrier.html

Kesan:
Unik banget! Bahannya sangat ringan! Posisi baby seperti duduk dalam kantong. Kata SPG, biasanya orang korea gendong pakai podaegi untuk back carry.

Harga yang tanpa buckle bahu: 600-an (yg tradisional).
Harga yang pakai buckle bahu: 862.500.