Ariel Peterpan

Eh ada url bagus buat penggemar Peterpan..

Beberapa hari ini infotainment lagi getol2nya cerita tentang vokalis Peterpan si Ariel (aku suka nama ini..) yang ‘belum’ mau tanggung jawab karena menghamili mantan pacarnya. Karena ngikutin, hari ini dapet kabar bahwa ke2 belah keluarga udah ketemu dan mau mengawinkan mereka. Duh.. apa pilihan yang bijak? Begini lho.. kita semua tau perbuatan mereka salah (hari gini gak kenal ma yg namanya kondom apaaa??) dan mereka mengambil keputusan untuk mengawinkan mereka supaya anak ini mempunyai status, bukan? Well artinya mengawinkan kedua keluarga, mengawinkan mereka yang katanya statusnya adalah mantan pacar.. bener-bener membingungkan.

Saat ini, pilihan yang bisa dilakukan tentu saja mengawinkan mereka. Urusan mereka bakal langgeng atau tidak itu nanti-nanti saja. Toh yang penting sudah menikah.. Aku sebenernya kurang setuju, tapi rupanya saat ini belum ada pilihan yang lebih ‘mendingan’ dari pada apa yang mereka pilih. Well..namanya juga MBA..

Gara-gara beberapa hari ini tampang Ariel sering terlihat, semalem aku mimpi dia. Wakss.. jadi suka gitu.. aduhh.. (mati aku — gara2 acara gosip nee) padahal bentar lagi dia mau punya anak. Ya tampangnya sih lumayan laa (timbang personil yg lain) trus suaranya juga bagus (terbukti dari penjualan kasetnya). Nama lengkapnya: Nazril Irham. TTL: Pangkalan Brandan, Aceh Utara, 16 September 1981 (from internet). Mana aku tau ttg sifat-sifatnya, atau seperti apa personal dirinya. Yang aku tau bahwa dia berani main jauh dengan pacarnya. Entah apa maksudnya. Duuhh.. koq jadi ngikutin gini siihh.. padahal sebelumnya tu aku cuek sama band ini. Hihihi.

Ini di kantor, sambil ngetik, dengerin lagu mellow nya Peterpan.
Kau hancurkan hatiku, tak tertahan lagi
kau hancurkan hatiku, tuk melihatmu
kau terangi jiwaku, kau redupkan lagi
kau hancurkan hatiku, tuk melihatmu

Image hosted by Photobucket.com

Nb: hari ini aku merasa cantik, mukaku segar dan bersih, rambutku ku kuncir 2 di belakang – lucu, dengan kaos berkerah putih dan jeans biru muda aku ke kantor.. la la la..

Oh No

Ngantuk lagi .. ngantuk lagi!!

Semaleman gak tidur lagi.. knapa? Karena hari minggunya kebanyakan tidur, jadi malemnya gak ngantuk-ngantuk. Aku menghabiskan SAMAN. Ah.. buku Ayu Utami, patut dikomentari. Bahasanya mudah, jelas, tapi kronologisnya membingungkan. Penjelasan subjek juga kadang membuatku mesti baca beberapa paragraf untuk mengetahui siapa yang dimaksud. Ceritanya berbobot. Kadang membuatku ngeri (tgg Upi) tapi erotisme pada endingnya serasa nikmat! Sesuai dengan penjelasan 2 insan itu.
Hmm.. sms Dewi ah.. mau pinjam Larung.

***

Dengan layout yang baru ini, sepertinya aku kurang bagus menulis panjang lebar, karena space nya sempit. Sudah sengaja kuubah font dan font size nya biar enak dibaca, tapi ya itu.. spacenya terbatas. Karena itu mulai sekarang aku menulis tidak banyak. Mungkin saja kalian para pembaca (eh.. ada ngga sih yg menikmati tulisanku??) juga capek bacanya kalo panjang-panjang.

***

Seminggu ini mesti mempersiapkan ujian Final Test untuk 4 mata kuliah yang semuanya jatuh pada sabtu besok ini. Aku minta semangat yaa.. cya-yo Golda!

Sabtuku Dipenuhi Rasa Ngantuk

Aku membuat paper ku tentang Bisnis Plan itu sampai sabtu pagi jam 6 baru selesai. Wakss.. semaleman gak tidur. Tapi akhirnya selesai juga. Kalo mamaku tau pasti udah komentar “makanya.. don’t do it until the last minute” tapi gimana, ide selalu muncul disaat mendekati deadline. Hebatnya, waktu kemunculan ide ini bisa memprediksikan bahwa akan selesai tepat di saat deadline (the greatest of my brain, I think – hehe).

Aku minum kopi (aku bukan peminum kopi, tapi kopi selalu kugunakan setiap aku begadang semaleman), meski badanku lemas. Aku berangkat kuliah jam 8. Sambil nyetir pelan-pelan, tapi sabtu ini merupakan hari kejepit, membuat jalanan sepi sekali. Sampai di kampus, aku masih belum ngantuk, sambil belajar untuk ujian nanti, sambil dengerin mp3player ku lagu-lagu dewa (lagi suka sih) sambil ngumpul sama anak-anak di bangku taman. Habis makan siang di resto padang deket kampus, ngantuk ku udah mulai menyerang, aku jadi pendiam, tatapan mata sayu, ngga tahan lihat bantal, aku buru-buru ke kelas. Anak-anak sudah duluan cari posisi (PMP=posisi menentukan prestasi) karena ujian dimulai sejam lagi. Aku sudah ngga tahan, aku tidur nyenyak (pulas) di tempat duduk-ku paling belakang. Saat aku bangun, dosen sudah masuk untuk membagikan lembar jawaban. Kebetulan, kelasku dibagi dua, dan aku kedapetan kelas yang isinya lebih sedikit. Sedangkan dosen ini sendirian. Jadinya dia mesti ganti-ganti kelas untuk mengawas. Dan kelas ku mendapat giliran yang paling lama untuk ditinggal oleh dia. Bahkan kelasku sampai mengumpulkan sendiri ke dosen. Wihh.. jangan ditanya kami ngapain aja. Haha.. Anfang bilang begini:

“liat aja tu Golda, sebelum ujian malah nyenyak-nyenyak tidur, pas ujian malah selesai duluan, malah sambil denger lagu dan nyanyi-nyanyi.. hehe hehe”

ngantuksPelajaran selanjutnya otomatis aku tidur lamaaaa sekali. Untung dosennya baik.
Sampai dirumah saat maghrib, aku ngga sempet nulis kegiatanku, sudah kangen sama kasurku.

Z z z z z z z z..

Mimpiku (kira-kira begini):

detik-detik, berganti dengan detik, menit pun silih berganti
hari-hari pun terus berganti, bulan-bulan juga terus berganti
jaman-jaman pun terus berubah, hidup ini juga pasti mati
semua ini pasti akan musnah
tetapi tidak cintaku padamu
karena aku sang pangeran cinta

malam-malam diganti dengan pagi, pagi pun jadi siang
tahun-tahun pun berganti abad, yang muda pun pasti menjadi tua
musim-musim pun terus berganti, hidup ini juga pasti mati

takkan ada yang abadi, takkan ada yang kekal


c fm (10x)
aku ini adalah dirimu
cinta ini adalah cintamu

aku ini adalah dirimu
jiwa ini adalah jiwamu
em am em am .. g
rindu ini adalah rindumu
darah ini adalah darahmu

c em am em f c g
tak ada yang lain selain dirimu yang selalu kupuja o..o
c em am.. ? ? ?
ku sebut namamu di setiap hembusan nafasku
? ? ? (gak nemu uuhh)
kusebut namamu.. kusebut namamu

dengan tanganmu aku menyentuh
dengan kakimu aku berjalan

dengan matamu aku memandang
dengan telingamu ku mendengar
dengan lidahmu aku bicara
dengan hatimu aku merasa

Pangeran Cinta Yeah!

Selamat Hari Idul Adha buat kalian semua yg merayakan. Seperti aku sendiri, menikmati hari libur (yang bagi beberapa kalangan menjadi Long Weekend) dengan mengerjakan tugas paper yang mesti ku kumpulkan besok. Dari pagi aku udah bangun, malaaass buanget untuk membuka file paper ku. Duh.. Aku pikir, aku mau mengerjakan hal yang aku suka dulu, sebelum bersusah payah membuat paperku. Tidak seperti orang lain yang akan mengerjakan tugas dulu baru bersenang-senang. I’m not that kind of person. Aku kebalikannya. Aku perlu mengumpulkan motivasi, keinginan, happy-moments, relax, baru bisa mengerjakan tugasku.

Aku browsing, aku utak atik blog ku, chatting dulu, sampai siang hari..saat para lelaki mesti sholat jumat. Nah, sudah senang kan? Aku mulai mengerjakan tugasku. Paperku ini merupakan tugas akhir. Yah ini kuliahku terakhir (aku mungkin tidak tertarik untuk melanjutkan ke S2, but who knows), jadi sekarang adalah semester terakhir masa perkuliahan, karena semester depan adalah magang (praktek kerja), dan pembuatan skripsi (ditambah laporan magang dan laporan manajerial – wihh banyak ya). Tugasku adalah membuat Business Plan. Kalian tau apa itu Business Plan? Itu lhoo.. sebuah proposal untuk membuat suatu usaha. Isinya plan tentang tujuan usaha, penjelasan produk/jasa, plan marketing, plan finansial, dan segala pengikutnya. Tidak lupa sambil makan. As you know.. aku tidak bisa berpikir tanpa makan. Hehe.

Sampai sore hari, hmm sudah bab 3. Take a rest, nonton gosip. Wah, masa Ariel, vokalis PeterPan diminta tanggung jawab karena menghamili mantannya??!! Berita baru tuh. Nonton nonton nonton.. sampai ada videoklip Dewa yg Pangeran Cinta, hmm enak juga ya lagunya (ini pertama kalinya nonton sampe full). Langsung kumatikan tv, ke dapur masak mie, ke komputer lagi, pasang mp3nya lagu itu keras-keras (sampe volume yang kalo mama ada dirumah, pasti udah teriak-teriak, hehe). Waaaa senangnya, sambil menghentak-hentak kan kepala, sambil mengetik tugasku. Hihi.. hebat juga nih aku bisa berpikir sambil dengar hingar bingar musik keras. Jadi ingat masa-masa SMA ku.

Sambil ikutan teriak sama Once:
“Semua ini, pasti akan musnah. Tetapi tidak, cintaku padamu. Karena aku, sang pangeran cinta”

Warna – Warna Aura

Ungu: sensitif, spiritual, fokus
Biru: tenang, pendiam, spiritual
Merah: fisikal energi, sensual
Merah Tua: emosional, marah, melonjak-lonjak
Merah hangat: sehat, berenergi
Merah Muda: tenang, difusi dari energi fisik
Kuning: intelektual
Hijau: seimbang, masuk akal, percaya diri, sehat
Jingga: ramah tamah, bersahabat
Abu-Abu/Hitam: tertutup, misterius
Putih: energi berlebihan, atau dalam keadaan sakit parah
Campuran Warna: emosi bercampur, tidak seimbang
Abu-Abu: pikiran gelap, maksud tersembunyi
Coklat: materialistik, negatif spiritual

(dikutip dari Pintu, Fira Basuki)

Semalam aku membaca Pintu dan Atap sampai habis. Trilogi ini mengisahkan konflik percintaan, dengan detail mistis kejawen, dan hubungan interaksi didalamnya. Buku pertama, Jendela-Jendela, menceritakan pengalaman June, kehidupannya masa kuliah sampai menikah. Buku kedua, Pintu, menceritakan Bowo (kakaknya June), kehidupannya masa kuliah, juga sampai menikah. Dan buku ketiga merupakan percakapan cerita June dan Bowo.

Dalam buku Pintu, diceritakan Bowo bisa membaca aura. Dia memiliki mata ketiga. Aku jadi ingat, my first job di toko buku QB di Pondok Indah. Hari-hari terakhir sebelum aku resign, ada OB baru, namanya Mas Muji. Dia pernah bercerita bahwa bisa membaca aura. Saat kutanya, apa auraku (saat itu), dia bilang warnaku hijau. Aku tidak tahu apa artinya saat itu, tapi kata-katanya akan aku ingat terus. Aku juga tanya, apa warna aura teman-temanku. Ada yang dia bilang biru, ada juga kuning. Saat itu, store managerku lewat, Mas Muji bilang warnanya coklat. Hmm.. aku sih tidak suka warna coklat, meski sekarang baru ngerti apa artinya. Store Manajer itu memang orang yang sering slack denganku.

Aura Kuning itu sangat spresial. Ingat gambar Yesus? Di lingkar kepalanya ada halo berwarna kuning. Konon katanya, seorang guru mesti mempunyai aura kuning, atau mempunyai halo kuning dikepalanya.

Fira Basuki, kenapa aku sangat nge-fans dia? Aku tidak kenal dia. Membaca bukunya bisa jadi merupakan waktu luang saat menjadi staff operasional di Qb.Aku tau bahwa bos-ku, Babeh Richard Oh (seorang pengarang juga) kenal dengan Fira Basuki. Kutahu dari buku terakhirnya Fira Basuki, tercantum nama Babeh. Ya kita-kita memanggilnya Babeh. Ngga tau kenapa, ya sejak aku masuk kerja di Qb.

Kemarin temanku cerita, bahwa adiknya kenal dengan seseorang temannya yang adalah sekretaris Fira Basuki. Aku teriak! Waah.. Aku pengen banget kenal dengan Fira (or should I say, Mbak Fira?). Ingin ngobrol dengannya, tukar cerita, ketawa-ketawa. Dengan membaca novelnya, seakan-akan aku mengenal dirinya, lingkungannya, keluarganya. Aku titip pesan ke temanku, mintain dong alamat e-mail nya Fira Basuki, karena yang kemarin aku dapat itu sudah tidak dipakai, jadi bounce back. Akan kuundang dia untuk membaca blog ku! Hihihi.. senangnya. Bayanganku, aku ingin menemuinya di Singapore, kita ngopi di pinggir jalan, sambil cerita-cerita. Wah..my wish!